Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2015

Khasiat dan Bahaya Nanas

Khasiat Dan Bahaya Nanas


Nanas

Kata 'Nanas' berasal dari sebutan orang Tupi yang menyebutnya : 'Anana', yang bermakna "buah yang sangat baik". Nanas, nenas, atau ananas (Ananas comosus (L.) Merr.) adalah tumbuhan tropis yang berasal dari Brazil, Bolivia, dan Paraguay. Dalam bahasa Inggris buahnya disebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus.



Buah ini memiliki mata yang banyak dan memiliki warna kuning keemasaan dengan tinggi pohon sekitar 50-150 cm. Daun berkumpul dalam roset akar dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun berbentuk pedang, tebal, liat, berujung lancip menyerupai duri. Buah nanas rasanya enak, asam sampai manis. Nanas memiliki segudang khasiat untuk tubuh, baik untuk kecantikan maupun kesehatan, bahkan juga digunakan sebagai pengempuk daging.


Isi kandungan Nanas



  • Vitamin A dan C sebagai antioksidan.

  • Kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa.

  • Bromelain diketahui berkhasiat sebagai anti radang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.

  • Aspartic acid yang berfungsi sebagai asam amino di dalam tubuh sehingga membantu proses metabolisme tubuh. Asam ini juga membantu membuang asam amonia di dalam tubuh, yang merupakan racun berbahaya bagi sistem saraf pusat. Kandungan serat pada buah nanas juga dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit. Penelitian bahkan menyebutkan nanas mempunyai asam amino esensial dan non esensial untuk membantu memperkuat sistem imun dalam tubuh, mengatasi kelelahan dan meningkatkan stamina dan energi

Kelebihan Buah Nanas



Nanas memiliki banyak khasiat untuk tubuh kita, baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Pohon nanas sendiri dapat tumbuh subur di daerah beriklim tropis seperti di indonesia dengan masa panen relatif singkat, yaitu antara 2 sampai 3 kali setahun.

Dengan berbagai kandungan yang dimiliki, tidak mengherankan jika buah ini banyak memiliki khasiat untuk mengatasi penyakit. Diantaranya mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan, membantu mencernakan makanan di lambung, antiradang, peluruh kencing (diuretik), membersihkan jaringan kulit yang mati (skin debridement), menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghambat penggumpalan trombosit (agregasi platelet).

Tak hanya buahnya saja yang berkhasiat, tetapi bagian lain dari  nanas juga berkhasiat seperti, kulit yang berfungsi untuk membersihkan  batu marmer. Daun  nanas berfungsi sebagai piretik (penurun panas). Lantas kita selalu berpikir tentang kandungan apa yang ada pada buah nanas ? diantaranya adalah Vitamin C yang cukup tinggi atau sekitar 12 mg dalam 78 gr nanas.

Nanas juga  mengandung phitochemical yang baik untuk kesehatan. Phitochemical adalah zat, bukan gizi yang dapat dijumpai pada tumbuhan yang memilki aktifitas biologi yang menguntungkan tubuh, yakni sebagai antioksidan. Selain itu nanas juga mengandung enzim bromelain yang dapat mengubah protein pada susu daging dan gelatin sehingga membuat bahan makanan menjadi basah. Karena sifatnya itu, nanas dapat mengempukan daging dengan meletakkan potongan nanas di atasnya, namun jangan terlalu lama supaya tidak mengalami kelembekkan.

Meskipun terasa asam buah nanas tidak berbahaya bagi penderita maag. Kandungan phitochemicalnya dapat menurunkan PH tinggi hingga dapat mengontrol asam lambung. Untuk menambah khasiatnya nanas lebih baik dikonsumsi secara utuh. Seperti untuk campuran selada buah dan es buah. Tetapi perlu diingat juga, nanas yang  telah diolah menjadi dodol nanas, kripik nanas atau olahan nanas lainnya, zat gizi atau enzimnya sudah tidak utuh lagi.

Agar dapat  memanfaatkan nanas secara optimal kita juga perlu memanfaatkan kualitas dari nanas tadi. Pilihlah nanas yang telah matang, jangan yang rusak atau cacat yang warnanya kecoklatan dan kalau bisa yang masih mengandung kadar air.

Buah ini juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.

Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung.


Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas



  • Air perasan Nanas (jus) : Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan dan masalah pencernaan.

  • Daun Nanas : Untuk luka bakar, gatal dan bisul (ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit)

  • Ketombe : Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.

  • Peradangan kulit : Sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Ambil parutannya saja lalu gosokan  ke kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan pada malam hari sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.

  • Sembelit : Sediakan 3 buah nanas yang belum masak/ yang sedikit asam, lalu peras ambil airnya perasan

  • Radang tenggorokan : Buatlah jus nanas kemudian minum 3 kali sehari, sebanyak 1/3 bagian

Bahaya Nanas



  • Nanas muda mengandung abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas muda.

  • memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas.

  • Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan.

  • Terkadang sehabis makan nanas segar, lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam.

Artikel ini bersumber dari sini

Kamis, 26 Februari 2015

Syringoma


Berbahayakah Tanda Putih Di Bawah Mata? 


Sample Image
Assalamu’alaikum  
Dok, nenek, bibi dan dua kakak saya memiliki tanda putih seperti timbunan lemak di bawah mata mereka. Berbahayakah itu dan apa penyebabnya? Bagaimana mengobatinya< Dok?
Wassalamu’alaikum

Yunus, via SMS


  Ada dua kemungkinan dalam kasus ini, yaitu:

  1. Kemungkinan pertama adalah syringoma, yang merupakan gejala pembesaran kelenjar keringat. Warnanya putih keperakan. Biasanya timbul di sekitar bawah mata, tapi bisa juga di seluruh wajah. Ini adalah faktor genetik/keturunan. Jika kita berkeringat, maka butiran keringat keluar begitu saja. Tapi bagi yang mempunyai bakat penyakit ini, jika berkeringat, maka kelenjar keringat di bawah kulit akan membesar sehingga terlihat dari luar seperti ada yang menebal. Syringoma dapat diatasi dengan bedah listrik (electro surgery) atau dengan laser CO2 yang dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Pembedahannya tidak boleh terlalu dalam karena akan menimbulkan keloid. Cara ini dilakukan berulang-ulang karena syringoma bisa timbul kembali. Rentang waktu dari pengobatan sampai kambuh lagi tergantung dari aktivitas kelenjar keringatnya. Untuk menipiskan syringoma yang timbul di seluruh wajah dapat juga diatasi denganchemical peeling. Biasanya, bila telah dilakukan tindakan pengobatan tersebut, pasien akan diberi antikeringat (antiperspiran) yang bisa menutup pori-pori sehingga tidak berkeringat untuk sementara waktu, pada tempat yang dioleskan. Tapi jika produksi keringatnya banyak, antiperspiran bisa terdorong keluar dan terbuang. Walau begitu, penggunaan anti perspiran ini cukup baik untuk mencegah kekambuhan. Anti perspiranyang digunakan tidak boleh harum karena digunakan di daerah dekat mata dan digunakan setiap hari.
  2. Kemungkinan kedua adalah xanthelasma yang timbul akibat penumpukan lemak. Bentuknya datar melebar dan bisa berbentuk elips dengan warna putih kekuningan. Terletak di sekitar bawah kulit mata yang cenderung sangat tipis sehingga terlihat dari permukaan kulit. Biasanya terjadi pada orangtua. Juga pada orang yang terdapat kelainan profil lemak, maksudnya terdapat kadar abnormal (tinggi) lemak dalam darah. Tindakan pengobatan bisa melakui pembedahan dengan pisau, atau dengan bedah listrik, bisa juga dengan chemical peeling dosis tinggi. Cara ini harus dilakukan dengan hati-hati karena sangat berbahaya. Karena itulah mesti dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Jika penanganan tidak tepat, jaringan kulit bisa rusak. Pembedahan yang terlalu dalam bisa menyebabkan kerusakan otot.

Kedua jenis gangguan ini tidak berbahaya, namun memang belum ditemukan obat penghilang permanennya. Pada kebanyakan perempuan, kehadiran syringoma dan xanthelasma sangat menganggu. Tampilan wajah terlihat tidak bersih. Apalagi jika letaknya dekat dengan mata sehingga menyerupai kotoran mata.
Untuk menghindar dari dua jenis gangguan kulit tersebut, jika kita punya bakat (keturunan) maka harus cepat-cepat diobati, lalu pakai antiperspiran. Kalau berkeringat, cepat dikeringkan. Biasanya xanthelasma mulai muncul pada umur 45 tahun ke atas. Tapi, sekarang banyak yang baru berumur 30 tahun sudah terdapat xanthelasma, yang disebabkan kadar kolestrol tinggi.
Oleh karena itu, penting sekali untuk memeriksakan kadar lemak dalam darah dan kurangi konsumsi lemak. Selain itu konsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang agar tidak kambuh dalam jangka waktu yang lebih lama.
Tulisan ini bersumber dari sini